Tanah
By Jelajah Budaya on 17 March 2013
Alkisah. Ketika bumi masih dihuni oleh sedikit manusia, belum ada aturan yang membatasi siapa pun untuk memiliki hak atas tanah. Satu-satunya aturan yang ada, hanyalah dengan merentangkan seutas tali. Siapa yang bisa menandai tanah dengan tali, dialah pemilik tanah tersebut. Semakin panjang dan semakin luas dia membentangkan tali, maka semakin luas pula tanah yang dimilikinya. [...]
Posted in Jelajah | Leave a response
Petik Laut, Syukurannya para Nelayan
By Jelajah Budaya on 20 February 2013
Akhir bulan Desember hingga bulan Januari merupakan hari yang sibuk bagi warga nelayan di Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan. Karena pada saat ini mereka hendak menggelar perhelatan akbar; Tutup Layang. Sebagian masyarakat menyebut ritual itu sebagai Petik Laut. Pada saat inilah para nelayan mendarmakan sebagian rezeki mereka untuk dilarung ke laut, sebagai wujud bakti mereka kepada [...]
Posted in Jelajah, Kesenian, Multikutural | Tagged bersih desa, Brondong Lamongan, Budaya Petik Laut, Petik Laut, Upacara Tutup Layang | Leave a response
Ludruk: Geliat Kesenian Rakyat dalam Potret Sejarah
By Jelajah Budaya on 8 February 2013
Oleh Bagyo Prasasti Kesenian tradisional/seni rakyat sering kali dipahami sebagai salah satu unsur pembentuk budaya. Pernyataan seperti itu memang bukan pernyataan yang tak beralasan mengingat peran kesenian yang mempunyai kemampuan untuk meneropong atau menjadi representasi budaya yang ada dalam suatu komunitas/masyarakat. Kesenian dapat juga dipahami sebagai hasil suatu interaksi antara seniman sebagai pihak yang mengolah, [...]
Posted in Features, Jelajah, Kesenian, Opini | Tagged Bagyo Prasasti Prasetyo, Kesenian Rakyat, ludruk Marhaen, Sejarah Ludruk | Leave a response
Besutan dan Kematian Seni Resistensi Masyarakat
By Edi Purwanto on 14 January 2013
Penggemar ludruk semestinya belum melupakan nama-nama seperti: Besut, Paman Jamino dan Rusmini atau Asmunah, nama-nama aktor yang identik dengan kesenian ‘Besutan’ yang merupakan cikal bakal ludruk, satu opera tradisional sarat satire, kritik dan pesan-pesan yang dikemas dalam bentuk parodi-spiritual. Besutan lahir sebagai sebuah kesenian anti kemapanan dalam suatu struktur masyarakat Jawa Timur feodal dengan corak [...]
Posted in Features, Jelajah, Kesenian, Multikutural, Tokoh | Tagged Besut, gerakan feminisme, Ludruk, majalah jelajah budaya, Paman Jamino, Rusmini atau Asmunah | Leave a response
Kajian Kritis Dinamika Politik Demokrasi di Indonesia
By Edi Purwanto on 17 December 2012
Berbicara politik di Indonesia, tentu benak kita tidak akan lepas dari diskursif demokrasi. Politik di Indonesia memang telah menganut sistem demokrasi sebagai induk semangnya. Namun sejauh ini apakah sistem demokrasi telah dilaksanakan dengan baik di Indonesia? Pembaca pasti sudah tahu jawabannya. Sistem demokrasi yang dijalankan di Indonesia memang belum berjalan dengan baik. Sistem demokrasi Pancasila [...]
Posted in Opini, Resensi Buku | Tagged Antonio Gramsci, dekonstruksi, dinamika demokrasi, equality, filsafat fenomenologis, konstruksi, Michael Foucault, partikular, Piere Bodeu, plural, ranah etis, ranah kultural, ranah politik demokrasi, Simione de Bovoir, sistem demokrasi pancasila, universalitas | Leave a response
Hamparan Potret Buram Pendidikan di Indonesia
By Edi Purwanto on 16 December 2012
Ing Ngarso Sung Tuladha Ing Madya Mangun Karsa Tut Wuri Handayani (Ki Hajar Dewantara) Beberapa pengamat pendidikan beranggapan tingginya angka pengangguran di Indonesia ditengarai karena gagalnya dunia pendidikan. Anggapan ini bisa jadi benar karena pendidikan selama ini belum bisa memerankan fungsinya secara optimal. Pendidikan masih berkutat pada angka-angka statistika belaka. Ukuran yang digunakan untuk melihat [...]
Posted in Opini, Resensi Buku | Tagged angka pengangguran, gagalnya dunia pendidikan, kebijakan pendidikan, ki hajar dewantoro, pendidikan budi pekerti, tujuan pedidikan | Leave a response
Trend Energi Baru (Bag 2)
By Inge Haryati on 2 November 2012
Mengapa pemanfaatan energi baru dan terbarukan semakin sering digalakkan dan menjadi sangat penting? Alasan paling mendasar adalah untuk meningkatkan kemandirian ekonomi. Karena energi terbarukan memberi peluang investasi di masa depan, misalnya menciptakan lapangan kerja dalam negeri dan tentunya mengurangi anggaran pemerintah dalam mengelola bahkan mengimpor energi tersebut. Pertimbangan ekonomis ini juga diikuti dengan alasan agar [...]
Posted in Kabar, Lifestyle, Opini | Tagged energi, lingkungan, penelitian, Teknologi | 2 Responses
Trend Energi Baru (Bag 1)
By Inge Haryati on 5 October 2012
Apa saja yang anda ketahui tentang energi? Jika kita amati, saat ini pemakaian sumber daya energi terbesar oleh masyarakat di dunia bergantung pada minyak, batu bara, dan gas. Exploitasi terus-menerus ketiga Sumber Daya Alam ini, mendorong banyak pihak terutama para peneliti untuk menciptakan sebuah invovasi baru. Selain itu, inovasi energi alternatif menjadi hal penting di [...]
Posted in Jelajah, Kabar, Keluarga, Lifestyle | Tagged lingkungan, sumber energi baru | Leave a response

Komentar Terbaru