4 responses to “Ibnu Rusyd: Aristotelianis Muslim Penyelaras Agama dan Filsafat”

  1. mahmudi

    ibnu rusyd memang pemikir rasionalis Islam dan sebagai bapak pendiri mazhab rasionalis, namun dalam sejarah pemikiran Islam, bahwa setiap persoalan yang dihadapi ummat itu berbeda sama sekali dari masa ke masa. jika pada awal islam dimana terjadi pencerahan dalam pemikiran ummat itu dikarenakan karena ghriiah intelektual yang ada pada waktu itu. namun lambat laun permasalahan tergeser menjadi paradigma ekonomi kapitalistik. saya boleh mengatakan apapun saat ini yang terjadi dan menggejala kita harus mellihat dari kacamata ekonomi kapitalis. marx memang pengaruhnya sangat besar terhadap pemikiran manusia dari waktu ke waktu. maka dari itu hendaknya permasalahan Islam saat ini tidak melulu pada teoritik tapi aplikatif. kembali ke awal bahwa upaya ibnu rusyd itu adalah “ihya’ din”. berbeda dg al ghazali yang menghidupkan ilmu agama dari sisi teologis tapi ibnu rusyd dari sisi rasionalitas dalam beragama. ia mendukung filsafat untuk dijadikan pijakan total dalam mengarungli lkehidupan. sebenarnya wahy u dan filsaft tidaklah bertentagan.

  2. Hasbiallah

    Sy msih penasaran tentang biografi ibnu rusdi : ”tolong pa di lengkapi lagi pemikiran ibnu rusdi yang menyangkut filsafatnya..!trmks pak.

  3. | Ada Gratis Two

    [...] “Sang Komentator” karena dia dianggap sebagai komentator terbesar atas karya-karya Aristoteles.[1] Biografi Singkat Secara resmi, Ibn Rusyd memang diminta oleh Amir Abu Ya‘la Ya’qub Yusuf untuk [...]

  4. pandawa

    [...] dan komentar detail (sharh atau tafsir). Yang terakhir disiapkan untuk mahasiswa tingkat tinggi.[2] Akan tetapi, untuk jangka waktu yang sangat lama, di dunia Muslim, Ibn Rusyd tidak dikenal karena [...]

Leave a Reply