<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Idul Fitri dan Masyarakat Resiko</title>
	<atom:link href="http://www.jelajahbudaya.com/wacana-budaya/idul-fitri-dan-masyarakat-resiko-menerima-resiko-sebagai-resiko.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jelajahbudaya.com/wacana-budaya/idul-fitri-dan-masyarakat-resiko-menerima-resiko-sebagai-resiko.html</link>
	<description>Majalah Jelajah Budaya Online</description>
	<lastBuildDate>Sat, 06 Mar 2010 00:08:57 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Luthfie</title>
		<link>http://www.jelajahbudaya.com/wacana-budaya/idul-fitri-dan-masyarakat-resiko-menerima-resiko-sebagai-resiko.html/comment-page-1#comment-508</link>
		<dc:creator>Luthfie</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 04:08:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jelajahbudaya.com/?p=136#comment-508</guid>
		<description>Salut !!!!! kebersamaan itu kunci mewujudkan keharmonisan dalam hidup. tapi kebersamaan itu sangat sulit terwujud karena kita punya kepentingan-kepetingan yang berbeda. Selalu ada motif dalam setiap tindakan, kalau motifnya kepentingan sendiri ya... ga mungkin impian kebersamaan itu dapat terwujud. harmonis itu indah dalam teori tapi susah dalam realita...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salut !!!!! kebersamaan itu kunci mewujudkan keharmonisan dalam hidup. tapi kebersamaan itu sangat sulit terwujud karena kita punya kepentingan-kepetingan yang berbeda. Selalu ada motif dalam setiap tindakan, kalau motifnya kepentingan sendiri ya&#8230; ga mungkin impian kebersamaan itu dapat terwujud. harmonis itu indah dalam teori tapi susah dalam realita&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: saiful</title>
		<link>http://www.jelajahbudaya.com/wacana-budaya/idul-fitri-dan-masyarakat-resiko-menerima-resiko-sebagai-resiko.html/comment-page-1#comment-71</link>
		<dc:creator>saiful</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Oct 2008 01:32:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jelajahbudaya.com/?p=136#comment-71</guid>
		<description>kalau hanya untuk kesadaran individu saja, buat apa manusia hidup, Mas? Sono pergi ke laut aje .... nyemplung, berteman sama kerang ... Agama, bukankah untuk rahmah al alamin? Perkara dia untuk kepentingan pribadi, itu bukan yang disoal ... ya disoaldi laut aje ...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalau hanya untuk kesadaran individu saja, buat apa manusia hidup, Mas? Sono pergi ke laut aje &#8230;. nyemplung, berteman sama kerang &#8230; Agama, bukankah untuk rahmah al alamin? Perkara dia untuk kepentingan pribadi, itu bukan yang disoal &#8230; ya disoaldi laut aje &#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: saiful</title>
		<link>http://www.jelajahbudaya.com/wacana-budaya/idul-fitri-dan-masyarakat-resiko-menerima-resiko-sebagai-resiko.html/comment-page-1#comment-72</link>
		<dc:creator>saiful</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Oct 2008 01:32:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jelajahbudaya.com/?p=136#comment-72</guid>
		<description>kalau hanya untuk kesadaran individu saja, buat apa manusia hidup, Mas? Sono pergi ke laut aje .... nyemplung, berteman sama kerang ... Agama, bukankah untuk rahmah al alamin? Perkara dia untuk kepentingan pribadi, itu bukan yang disoal ... ya disoaldi laut aje ...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalau hanya untuk kesadaran individu saja, buat apa manusia hidup, Mas? Sono pergi ke laut aje &#8230;. nyemplung, berteman sama kerang &#8230; Agama, bukankah untuk rahmah al alamin? Perkara dia untuk kepentingan pribadi, itu bukan yang disoal &#8230; ya disoaldi laut aje &#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Levi Cute</title>
		<link>http://www.jelajahbudaya.com/wacana-budaya/idul-fitri-dan-masyarakat-resiko-menerima-resiko-sebagai-resiko.html/comment-page-1#comment-52</link>
		<dc:creator>Levi Cute</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Sep 2008 10:56:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jelajahbudaya.com/?p=136#comment-52</guid>
		<description>Idul Fitri khan memang harus dimaknai secara pribadi2, kalau kolektif kasihan orang yang puasanya bolong-bolong. masak mereka tidak boleh ikut memaknai idul fitri? Perbedaan hari rayapun tidak akan bisa ditoleransi kalua yang dimainkan adalah universalitas. Islam apakah sebuah satu sistem kehidupan yang komplit, atau hanyalah seikat norma dan etic, atau malah sebuah candu, gak masalah. Yang penting bagimana penganutnya bisa mengemban peran2 kemanusiaan di muka bumi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Idul Fitri khan memang harus dimaknai secara pribadi2, kalau kolektif kasihan orang yang puasanya bolong-bolong. masak mereka tidak boleh ikut memaknai idul fitri? Perbedaan hari rayapun tidak akan bisa ditoleransi kalua yang dimainkan adalah universalitas. Islam apakah sebuah satu sistem kehidupan yang komplit, atau hanyalah seikat norma dan etic, atau malah sebuah candu, gak masalah. Yang penting bagimana penganutnya bisa mengemban peran2 kemanusiaan di muka bumi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
